Pemerosotan Karakter Remaja Di Era Arus Informasi Dan Teknologi

By. M Subagus

Pada era yang serba canggih saat ini segala informasi dapat di akses dengan mudah dan cepat tidak mengenal usia, latar belakang pendidikan ekonomi,sosial dan pedidikan, bahkan anak balita pun bisa dapat mengakses segala informasi yangh ada dengan sangat mudah. Dengan kecepatan arus informasi saat ini disatu sisi memudahkan kita dalam menerima informasi dengan cepat, tetapi di sisi lain, kecepatan arus informasi ini membuat informasi yang tersebar begitu banyak dan perlu adanya memilah dan memilih informasi dan juga berita yang benar agar mendapatkan informasi yang positif. Tetapi dalam kenyataannya masih banyak dari kita yang sulit untuk memilih mana informasi yang baik dan buruk, sehingga banyak orang-orang terkhususnya remaja pada saat ini masih terjebak dan sering mengakses informasi yang tidak sepantasnya dalam pergaulan. Sehubungan denga hal tersebut kita sering juga mendengarkan bahkan menyaksikan langsung kemerosotan karakter, para remaja khususnya. informasi di media sosial dan media cetak, banyak kasus-kasus yang tidak sepantasnya dilakukan dilingkungan sekolah seperti siswa yang melawan guru, “ngeprank”, bahkan sampai merendahkan guru itu sendiri.  Tidak berhenti di lingkungan sekolah bahkan sampai kerusakan karakter tersebut terbawa hingga dilingkungan masyarakat seperti tauran, geng motor dan lainnya(1). berdasarkan kondisi-kondisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasanya kasus-kasus kemerosotan karakter dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya ketidakmampuan remaja menyaring informasi yang beredar ditengah-tengahnya, kurangnya pengawasan orangtua, ditambah faktor lingkungan yang buruk (2).

Untuk mengatasi dan mencegah permasalah pemerosoton karakter remaja tersebut memerlukan per dari berbagai pihak. Peran orangtua sangatlah penting untuk memberikan pendidikan karakter pertama pada remaja, oleh karena itu senantiasa perlu menjalin hubungan yang baik antara orangtua dan anak. Selain itu para remaja juga perlu untuk mencari lingkungan yang baik supaya tidak terjerumus dalam lingkaran setan pergaulan dikarenakan teman beserta lingkungan sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan karakter para remaja. DAn bagi remaja yang berada dilingkungan sekolah sangat disarankan untuk terlibat aktifl di ekstrakulikuler yang dimana itu bisa menyibukkan kita untuk melakukan hal-hal yang positif. hal ini dapat membantu untuk mengembangkan minat dan bakat kita supaya menjadi penerus bangsa yang berguna dan tidak menjadi sampah masyraktat.

(1) Lilis Saputri dan Djaka Setya Syaputra, “DAMPAK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP PEMBENTUKKAN KARAKTER SISWA SMA NEGERI 1 BRANDAN BARAT” Jurnal serunai matematika, Vol. 12 No. 12 (oktober 2020),
70
(2) Muhammad Jufri, “ANALISIS KRIMINOLOGI TERHADAP PERILAKU GENG MOTOR SEBAGAI BENTUK
KENAKALAN REMAJA DI KOTA PALU” Jurnal Untad, Vol. 3 No. 12 (2015), 80

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899