Jambi merupakann salah satu provinsiyang memiliki bentang alam bervariasi mulai dari datarang tinggi hingga dataran rendah yang kaya akan rawa gambut. Bentang alam ini memperngaruh peluang tumbuhnya tanaman, termasuk di dalamnya Kopi. Dengan bentang alam yang beragam tersebut memungkinkan berbagai jenis varietas kopi tumbuh, diantaranya adalah Kopi Arabika, Robusta, Exelsa dan atau liberika.
- Kopi Arabika
Kopi Arabika tumbuh terbaik di daerah dengan ketinggian 1.500-2.000 meter di atas permukaan laut, dengan iklim yang sejuk dan lembab. Ini dapat kita temukan di daerah Kayu Aro Kerinci. Kopi ini membutuhkan waktu panen yang lebih lama dibandingkan kopi Robusta, dan hasil panen yang lebih rendah.
Kopi Arabika memiliki rasa yang lebih kompleks dan subtil dibandingkan kopi Robusta, dengan aroma yang kuat dan lembut. Rasa yang umum ditemukan dalam kopi Arabika adalah buah-buahan, rempah-rempah, coklat, dan bahkan floral. Kopi jenis ini juga dianggap sebagai sumber yang baik dari antioksidan dan senyawa kimia yang dapat membantu mencegah berbagai jenis penyakit. Ini juga dianggap sebagai kopi yang lebih ramah lingkungan karena dibudidayakan di daerah pegunungan yang lebih sejuk dan lembab.
Kopi Arabika Kerinci telah mendapatkan pengakuan dari banyak pemerhati kopi dan sesuai dengan standar Specialty Coffee Association of America (SCAA). Beberapa varietas yang ditanam di Kerinci antara lain : Typica, Bourbon, Caturra, dan Tim-tim.
- Kopi Robusta
Kopi Robusta tumbuh lebih baik di daerah dengan ketinggian sekitar 600-1200 meter di atas permukaan laut, dengan iklim tropis yang lembab. Ini dapat ditemukan di daerah Merangin dan Kerinci.
Kopi robusta dianggap sebagai kopi yang lebih murah dan lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibandingkan dengan kopi Arabika. Ini juga memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi Arabika. Rasa kopi robusta cenderung lebih kuat dan lebih pekat dibandingkan dengan kopi Arabika.
Kopi Excelsa adalah salah satu jenis kopi yang dihasilkan dari pohon Coffea liberica var Excelsa. Kopi excelsa memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan Robusta, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan Arabika. Excelsa juga memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan Arabika. Excelsa digunakan dalam campuran kopi, terutama digunakan sebagai campuran dalam kopi robusta.
- Kopi Liberika
Sedangkan untuk kopi Liberika, kopi ini dapat tumbuh di berbagai kondisi iklim dan ketinggian, tetapi cenderung lebih baik di daerah dengan ketinggian lebih rendah, sekitar 300-900 meter di atas permukaan laut, dengan iklim tropis yang lembab dan tanah terhadap tanah yang memiliki kadar asam tinggi. Ini dapat ditemukan di daerah Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Umumnya, Kopi Liberika memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan Arabika dan Excelsa, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan Robusta. Kopi ini juga memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan Arabika dan Excelsa. Mereka juga digunakan dalam campuran kopi, tetapi tidak sepopuler Arabika, Excelsa dan Robusta. Pohon Kopi Liberika juga cenderung lebih tahan terhadap penyakit dan serangan hama dibandingkan dengan Arabika. Di Jambi kopi liberika yang terkenal berasal dari daerah Tungkal. Kopi ini hidup didaerah rawa gambut dengan keasaman tanah tinggi dan memiliki cita rasa yang kompleks dan aroma yang khas, seperti rasa rempah-rempah, coklat dan floral.
Selain itu ada juga ada juga Kopi Excelsa, salah satu jenis kopi yang dihasilkan dari pohon Coffea liberica var Excelsa. Namun kopi ini tidak sepopuler jenis kopi lainnya di Jambi. Sama halnya dengan Robusta kopi ini tumbuh baik pada ketinggian sekitar 600-1200 meter Kopi excelsa memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan Robusta, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan Arabika. Excelsa juga memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan Arabika. Excelsa digunakan dalam campuran kopi, terutama digunakan sebagai campuran dalam kopi robusta.
Secara morfologi atau bentuk fisik, tanaman kopi Robusta dan Excelsa dapat dibedakan dari sisi pohon, daun dan bunganya. Pohon Robusta biasanya lebih tinggi dan lebih besar dibandingkan dengan Excelsa, dengan tinggi pohon yang dapat mencapai hingga 12 meter. Daun pohon Robusta juga lebih besar dan lebih tebal dibandingkan dengan Excelsa. Bunganya juga lebih besar dan terdapat pada cabang yang lebih tinggi dibandingkan dengan Excelsa.
Sedangkan pohon Excelsa biasanya lebih pendek dan lebih kecil dibandingkan dengan Robusta, dengan tinggi pohon yang dapat mencapai hingga 6 meter. Daun pohon Excelsa juga lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan dengan Robusta. Bunganya juga lebih kecil dan terdapat pada cabang yang lebih rendah dibandingkan dengan Robusta. Perbedaan utamanya dapat terlihat pada jumlah buah yang dihasilkan, robusta cenderung menghasilkan lebih banyak buah dibandingkan dengan Excelsa.